Wednesday, April 22, 2015

Jenis-jenis Penyimpanan Pakaian Bayi

Jenis-jenis Penyimpanan Pakaian Bayi
Penyimpanan pakaian adalah perabot penting lainnya dalam kamar sang buah hati. Kehadiran si kecil di tengah-tengah keluarga selalu membawa kebahagiaa. Semua orangtua pasti ingin mempersiapkan segala kebutuhan sang bayi dengan sebaik-baiknya, mulai dari kamar, furniture, pakaian, dan segala perlengkapan untuk tidur. Dan hal yang paling diinginkan oleh orangtua adalah mempersiapkan kamar bayi mereka. Menata kamar bayi bisa jadi merupakan salah satu kegiatan paling menarik yang dapat dikerjakan oleh orangtua.
Berbekal dari cinta dan kasih sayang setiap orangtua pasti mempu mewujudkan kamar yang nyaman dan hangat untuk buah hati mereka. Sering kali benda-benda memorabilia keluarga seperti boks turun-temurun atau koleksi masa kecil orangtua turut mempercantik kamar sang bayi. Biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan kamar yang cantik dan nyaman tidak harus besar. Yang paling penting adalah kehangatan, semangat, dan cinta kasih orangtua yang dengan sukacita mempersiapkannya.
Jenis-jenis Penyimpanan Pakaian Bayi
Jenis-jenis Penyimpanan Pakaian Bayi

Jenis-jenis Penyimpanan Pakaian Bayi
Jenis-jenis Penyimpanan Pakaian Bayi

Jenis-jenis Penyimpanan Pakaian Bayi
Jenis-jenis Penyimpanan Pakaian Bayi


Memilih dan mempersiapkan penyimpanan pakaian
Ada beberapa jenis penyimpanan pakaian yang dapat digunakan untuk kamar si kecil.
·         Lemari, penyimpanan pakaian yang satu ini biasnya berwujud lemariu baju yang dilengkapi rak dan laci. Selama belum dipergunakan lemari dapat digunakan untuk menyimpanan selimut tebal, perlak, bantal atau bahkan guling ekstra. Pada setahun pertama masa pengasuhan bayi, memang lebih praktis menyimpan baju bayi dengan cara dilipat dan disimpan dalam laci. Jika lemari dilengkapi rak gantung, gunakan bagian tersebut untuk menyimpan baju-baju tertentu. Dan orangtua selalu bisa menggunakannya lagi saat bayi beranjak besar.
·         Laci, penyimpanan pakaian ini biasanya menjadi lemari baju pertama untuk bayi. Laciu-laci besar dan lebar lebih banyak dipilih sebagai tempat penyimpanan pakaian bayi sebab terkesan lebih ringkas. Untuk mempermudah pancarian, sebaiknya simpan pakaian menurut jenisnya. Jika perlu, pilihlah laci bersekat untuk memudahkan pengelompokan pakaian. Gunakan pula laci yang disangga oleh rel agar tidak terasa berat saat dibuka atau ditutup. Namun menggunakan jenis laci ini harus dilakukan dengan hati-hati sebab rel yang membuat laci lebih ringan juga mendatangkan resiko.
·         Rak baju, adalah penyimpanan pakaian bayi selanjutnya. Rak biasanya terdapat di dalam lemari baju dan digunakan untuk menyimpan pakaian yang dilipat. Agar memudahkan dalam mencari pakaian, selalu buat mengelompokan menurut jenis baju. Pilihlah rak yang dapat diatur letaknya atau dapat dilepas menurut kebutuhan agar fleksibel. Untuk keperluan tersebut, orangtua dapat membuat beberapa penyangga di dalam lemari untuk meletakkan rak tadi.

·         Boks, keranjang dan hanger. Boks, keranjang dan hanger merupakan perlengkapan yang dapat diletakkan di dalam lemari penyimpanan pakaian. Boks dan keranjang dapat digunakan untuk menyimpan pernik kebutuhan bayi yang berukuran kecil seperti topi, kaus tangan atau handuk kecil. Sementara hanger digunakan untuk menggantung baju bayi.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Jenis-jenis Penyimpanan Pakaian Bayi