Sunday, March 8, 2015

Keindahan Arsitektur Zaman Hindia Belanda



Keindahan Arsitektur Zaman Hindia Belanda
Karya arsitek zaman Hindia Belanda tidak main-main indahnya dan masih dapat disaksikan hingga sekarang. Benua asia merupakan sebuah benua yang sangat besar dengan ekspresi arsitektur yang kaya dan perpaduan yang mempesona antara budaya dan gaya hidup. Tempat berkembangnya unsure-unsur kuno dan modern ditambah dengan unsure-unsur Asia itu sendiri dan non-Asia yang telah bercampur selama berabad-abad. Wilayah yang paling signifikan untuk membangun arsitektur dengan unsure-unsur perpaduan tersebut adalah Indonesia. Sebab Indonesia memiliki lokasi dan keterbukaannya sebagai sebuah Negara kepulauan dan juga telah lama menjadi tempat pertukaran dan persilangan antara berbagai budaya dan peradaban.
Arsitek dan karya mereka
Sudah jelas para arsitek Eropa mendasarkan arsitektur kepada akar budaya barat seperi pembangunan di Belanda atau Eropa lainnya dan Amerika Serikat sambil memperhatikan juga perkembangan di koloni-koloni Inggris di dekat mereka. Pada permulaan abad pemerintah Hindi Belanda mangatur ulang dan mendirikan kantor arsitektur sendiri (1912). Para arsitek zaman Hindia Belanda yang bekerja di sana bertanggung jawab merancang bangunan public, sekolah, perumahan pegawai pemerintah dan sebagainya. Ternyata arsitek mulai mendirikan beberapa firma arsitektur sendiri dan mencapai keberhasilan. Para arsitek dari Eropa datang ke Hindia Belanda untuk bekerja di perusahaan-perusahaan ini. Melihat bangunan-bangunan di kota-kota masa kini seperti Bandung, Malang, atau Medan, tidak aka nada yang menyangka bahwa karya-karya para arsitek pada periode  akhir colonial memang dominan dan sangat penting tetapu tidak bisa dilupakan bahwa pada kota kota lebih tua jatidiri lingkaungan juga mengalami perubahan dan modernisasi yang mencolok.
Arsitektur Zaman Hindia Belanda
Arsitektur Zaman Hindia Belanda

Arsitektur Zaman Hindia Belanda
Arsitektur Zaman Hindia Belanda

Arsitektur Zaman Hindia Belanda
Arsitektur Zaman Hindia Belanda

Salah satu karya arsitek zaman Hindia Belanda di Bandung adalah gedung Jaarbeurs (Pusat Pekan Raya Perdagangan) pada tahun 1919 ileh C. P. Wolff Schoemaker. Gedung ini adalah proyek pertamanya sejak di Hindia Belanda setelah bertahun-tahun melakukan perjalanan berkeliling Amerika Serikat. Cara penanganan dan perincian bentuk luar Pusat Pekan Raya Perdagangan, simetri, komposisi, dan bentuk atapnya harus diakui bahwa karya yang hebat dan pada masa itu dianggap inovatif.
Di daerah Bandung Utara, salah satu karya arsitek zaman Hindu Belanda adalah kantor Departeman Pekerjaan Umum yang diarsiteki oleh J. Garber pada tahun 1920. Gedung itu kemudian disebut sebagai Gedung sate yang mengacu pada unsur vertical di puncak atap pintu masuk utama yang menyerupai sate. Bangunan ini menjadi landmark dan sengaja disesuaikan dengan iklim tropis Bandung Utara.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Keindahan Arsitektur Zaman Hindia Belanda

0 comments: