Tuesday, February 10, 2015

Seni Art Deco Dalam Konsep Arsitektur Dan Interior



Seni Art Deco Dalam Konsep Arsitektur Dan Interior
Konsep interior yang cukup sering digunakan oleh masyarakat luas yaitu art deco. Mulai dari Sebelum Masehi (SM) hingga abad ke-21 ini berkembangan konsep bangunan semakin lebih sederhana. Masyarakat modern yang lebih cenderung simple dan itu juga mempengaruhi mereka dalam pemilihan konsep bangunan dan tata ruang. Konsep interior modern seperti konsep rumah minimalis sering digunakan karena luas tanah yang tidak memungkinkan untuk dibangun dengan konsep yang lain. Selalu ada kekurangan dan kelebihan dalam suatu konsep interior yang digunakan untuk sebuah rumah, bahkan dalam konsep paling sederhana sekalipun.

 
konsep desain art deco
konsep desain art deco



Seperti apakah konsep desain art deco
Salah satu konsep desain yang cukup menarik perhatian dunia adalah konsep art deco. Art deco muncul ketika awal Perang Dunia I dan sayangnya mulai tergerus pada akhir Perang Dunia II. Konsep art deco sendiri banyak digunakan dalam karya seni seperti lukisan, fashion, bahkan film namun lebih sering konsep ini digunakan dalam dunia arsitektur dan interior bangunan. Para pakar menilai konsep art deco pada masanya dianggap paling anggun, fungsional, dan ultra modern.
Dalam berjalannya waktu art deco dipengruhi oleh beberapa macam aliran modern dan juga dipengaruhi oleh konsep-konsep desain Mesir Kuno dan Persia. Pada tahun 1925 hampir seluruh bangunan-bangunan di daratan Eropa terutama Paris, Prancis dan Helsinki, Finlandia menerapkan konsep tersebut. Contoh dari bangunan bergaya art deco di Eropa adalah Stasiun Kereta Api Eliel Saarinen di  Helsinki, Finlandia dengan 4 figur raksasa yang memegang bola lampu.
Contoh lain dari konsep art deco yang digunakan dalam bagunan di wilayah Eropa adalah Roemah Passir yaitu villa yang terdapat di Knokke-Heist, Belgia barat. Di daratan Amerika sendiri konsep art deco mulai berkembang ketika tahun 1800 yaitu dengan dibangunannya Gedung Chrysler yang menggunakan konsep art deco pada lingkaran spiral atap gedung pencakar langit tersebut.
Konsep art deco di Indonesia

Villa Isola Art Deco
Villa Isola Art Deco

Art deco sendiri berkembang di Indonesia pada awal tahun 1900an, konsep ini sendiri berkembang di Indonesia ketika Indonesia mengalami masa jajahan Kolonial Belanda. Villa Isola yang terdapat di kota Bandung adalah salah satu bangunan dengan konsep art deco yang dibangun oleh Prof. Charles Prosper Wolff Schoemaker. Grand Hotel Preanger yang terletak di kota Bandung juga menerapkan konsep art deco namun seiring berjalannya waktu interior di dalamnya cederung lebih modern. Seperti Villa Isola, Grand Hotel Preanger juga di arsiteki oleh Prof. Charles Prosper Wolff Schoemaker. Selain Bandung, Bioskop Metropole di Jakarta juga menerapkan konsep art deco yang dibangun pada tahun 1932 dan diarsiteki oleh Liauw Goan Sing, bioskop ini telah berganti nama sebab pengalihan kepemilikan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Seni Art Deco Dalam Konsep Arsitektur Dan Interior

0 comments: