Tuesday, February 10, 2015

Peradaban Arsitektur Romawi Kuno



Peradaban Arsitektur Romawi Kuno
Peradaban bangsa Romawi kuno berdiri di Semenanjung Italia pada abad ke-9 salah satu warisan yang paling menonjol adalah seni arsitektur dan interiornya. Kekaisaran Romawi telah menguasai hampir sebagian besar Eropa terutama Eropa Barat dan juga sekitar Laut Tengah. Sayangnya kekaisaran Romawi Kuno mulai merosot ketika beberapa wilayahnya terpecah dan dikuasai oleh Konstatinopel. Romawi Kuno menyumbang banyak pengetahuan terutama pengembangan hukum, perang, seni, literature, dan artistekturnya. Dalam dunia barat modern ini pengetahuan bangsa Romawi Kuno menjadi landasan bagi perkembangan peradaban modern

Peradaban Arsitektur Romawi Kuno
Peradaban Arsitektur Romawi Kuno


Arsitektur interior Romawi Kuno
Bangsa Romawi Kuno menjalakan inovasi dalam bidang arsitektur, hal yang paling menonjol adalah penggunaan atap yang melengkung, batu bata dan semen. Bangsa Etruria yang memperkenalkan pertama kali arsitektur ke tanah Italia dan mengajarkan pada Bangsa Romawi pada tahun 700 SM. Pada pemerintahan republic, Bangsa Romawi mulai membangun saluran air, jalan, dan saluran pembuangan. Masyarakat juga mulai membangun teater dan colosseum untuk pertarungan para gladiator.
Pada zaman Kekaisaran Agustus, pembangunan mulai berkembang pesat dengan dibangunnya Altar Perdamaian, pemakaman keluarga dan teater batu untuk pertunjukan drama. Arsitek-arsitek memnggunakan batu bata dan beton untuk membangun Forum dengan tiang-tiang yang tinggi begitu juga dengan bangunan pasar. Selain itu mereka juga membangun pemandian besar tepat di jantung kota Roma. Daerah-daerah di sekitar Roma, masyarakat juga mulai membangun forum, altar, pemandian dan teater walau tak sebesar yang berada di kota Roma. Ada kota yang indah di kekaisaran Romawi, antara lain Pompeii, Ostia, dan Costa untuk wilyah Italia, sedangkan untuk wilayah Mediterania ada Ampius di Turki, Caesarea di Israel, Lipcis Magna di Libya, Volubilis di Maroko, dan Italica serta Empurias di Spanyol. 

Peradaban Arsitektur Romawi Kuno
Peradaban Arsitektur Romawi Kuno


Arsitektur Etruria yang mempengaruhi Arsitektur Romawi
 Sekitar tahun 700 SM bangsa Etruria yang pertama kali membangun bangunan besar dari batu di wilayah Italia Utara. Bangunan mereka dipengaruhi oleh arsitektur Yunani dan Fenisia sebab mereka belajar dari dua bangsa tersebut. Sekarang tidak banyak tersisa banguan arsitektur Etruria kecuali satu reruntuhan kuil sebelah barat Kota Roma di Veli dan di bukit Capitolin di Roma. Kuil Etrutia berciri sama dengan Kuil Yunani yaitu memiliki ruang batu, cella, dan ruang yang berdiri di atas platform yang menyebabkan bangunan tersebut berada di atas tanah. Rumah-rumah Etruria hanya dibangun menggunakan kayu dan tanah liat hingga tidak bisa bertahan lama. Tetapi bangsa Etruria membangun makam dengan menggunakan batu dan dibangun semirip mungkin dengan rumah. Untuk membangun makam, mereka menggunakan batu tufa lembut yang banyak terdapat di wilayah Italia Utara. Mereka benar-benar membangun makam seperti rumah dengan pintu dan jendela.

Peradaban Arsitektur Romawi Kuno
Peradaban Arsitektur Romawi Kuno

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Peradaban Arsitektur Romawi Kuno

0 comments: