Monday, February 16, 2015

Remaja dan Kerajaan “Kamar” Kecil Mereka



Remaja dan Kerajaan “Kamar” Kecil Mereka

Kamar tidur menjadi tempat paling nyaman bagi para remaja, maka interior kamar remaja harus mengikuti keinginan mereka. Remaja adalah masa dimana seorang anak baru berkembang menuju dewasa baik secara umur, fisik, maupun psikologi. Hampir setiap remaja di dunia ini mengalami suatu krisis identitas diri. Akibat dari krisis indentitas diri remaja seringkali membentuk teori sesuai keinginannya sendiri termasuk tentang privasinya berupa kamar tidur. Mereka ingin mempunyai ruang khusus tempat untuk mengekspresikan keinginan dan gejolak masa muda mereka. Mereka membutuhkan privasi yang tak sedikit sebab mereka memiliki masalah yang tak bisa dibagi bahkan dengan kedua orang tunaya sekalipun, bahkan kadang pada masa ini mereka lebih percaya kepada teman daripada keluarga sendiri. Mereka membutuhkan ruang khusus untuk membatasi teritori dan privasi mereka, dan disinilah peran sebuah kamar remaja.

Kamar Remaja
Kamar Remaja

Kamar Remaja
Kamar Remaja

Kamar Remaja
Kamar Remaja

Kamar Remaja
Kamar Remaja

Kamar Remaja
Kamar Remaja



Kamar remaja idaman
Menyulap sebuah ruang menjadi kamar remaja ada beberapa tahap yang harus diikuti. Langkah pertama harus menentukan tema kamar. Tema bagi sebuah kamar remaja merupkan suatu cerminan dari karakter diri atau sebuah ketertarikan remaja pada hal-hal tertentu. Aplikasi dari tema dapat dilakukan dengan cara memasang pernak-pernik dan mengubah warna kamar sesuai tema yang diusung. Kebanyakan orang tua biasanya memilih untuk menggunakan jasa arsitek atau interior designer untuk kamar anak remaja mereka.

Langkah kedua adalah menentukan perabot kamar. Perabot wajib pada kamar adalah tempat tidur dan meja belajar, karena disanalah tempat mereka melakukan kegiatan tidur dan belajar yang merupkan kegiatan primer mereka. Selain tempat tidur dan meja perabot yang tak kalah penting adalah lemari pakaian. Kamar juga dapat dilengkapi dengan satu set TV atau rak buku untuk menunjang kegiatan sekunder mereka yaitu menikmati hiburan atau hanya sekedar membaca buku. Untuk ukuran perabot harus disesuaikan dengan luas ruang kamar sehingga tidak terkesan sempit dan sebisa mungkin hindari perabot yang terlalu berlebihan sebab membuat kamar terkesan berantakan.

Langkah ketiga adalah memilih warna kamar untuk para remaja ini. Dasarnya semua warna dapat diterapkan pada kamar remaja yang memjadi pembeda adalah jenis kelamin, tidak mungkin kamar remaja laki-laki akan sama persis dengan warna kamar remaja perempuan. Remaja putra memiliki karakter yang cenderung tegas dan juga kuat maka warna-warna yang dipilih cendrung mewakali karakter tesebut seperti hitam, biru tua, atau merah tua. Untuk remaja perempuan yang memiliki karakter lembut dan feminim, warna-warna yang dipilih lebih lembut atau girly seperti merah muda, ungu, atau warna-warna pastel lainya. Sedangkan untuk warna-warna alam seperti hijau, putih, atau coklat dapat diterapkan untuk remaja laki-laki maupun remaja perempuan karena merupakan warna yang cenderung fleksibel.  

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Remaja dan Kerajaan “Kamar” Kecil Mereka

0 comments: